SOCIAL MEDIA

Selasa, 24 Januari 2017

Cara Hemat Menyiapkan Biaya Persalinan

Cara Hemat Menyiapkan Biaya Persalinan. Salah satu persiapan yang dilakukan oleh pasangan suami istri dalam menyambut kehadiran buah hati mereka adalah menyiapkan biaya persalinan. Kali ini saya akan menuliskan bagaimana mempersiapkan biaya persalinan supaya tidak terlalu mahal, kapan harus mulai mencicil menyiapkan biaya persalinan, dan beberapa tips yang terkait dengan biaya melahirkan. 



Kapan Mulai Menyiapkan Biaya Persalinan?


Sebaiknya, biaya persalinan sudah mulai dicicil disiapkan sejak seorang Ibu dinyatakan hamil. Waktu di awal-awal hamil, selain test menggunakan test pack, Ibu hamil biasanya akan pergi ke bidan/klinik bersalin/rumah sakit sekalian untuk cek kehamilannya. Di tempat tersebut akan di cek apakah seorang wanita benar-benar hamil atau tidak, juga di cek kondisi kehamilannya normal atau tidak. Nah saat awal-awal yang seperti ini adalah saat yang tepat untuk mulai survei berapa harga melahirkan di tempat tersebut. Walaupun masih jauh, tidak ada salahnya untuk mulai cek harganya. Jika ada kenaikan itu wajar. Tapi biasanya harganya tidak akan terlalu jauh. Anggap saja kenaikannya sekitar 10-15% dari harga awal survei ini.

Komponen Apa Saja yang Perlu Diketahui untuk Perkiraan Biaya Persalinan?


Jumlah biaya yang perlu dikeluarga oleh suami istri untuk melahirkan biasanya tergantung dari tindakan yang perlu dilakukan kepada Ibu hamil dan bayi saat bersalin. Tindakan persalinan normal biayanya lebih murah dibandingkan dengan biaya caesar. Tindakan persalinan normal spontan biayanya tentu lebih murah daripada biaya dengan bantuan induksi, ILA, atau dengan bantuan vacuum. Biaya bersalin dengan bantuan bidan juga lebih murah dari dokter kandungan. Tanyakan dengan detail di masing-masing klinik bersalin atau rumah sakit yang dituju tentang biaya-biaya ini.

Selain itu, pilihan kelas kamar juga akan berbeda harganya. Kelas VIP akan lebih mahal daripada kelas I, atau II, atau III. Tidak perlu sungkan atau malu untuk menanyakan kejelasan harga masing-masing kamarnya karena dengan informasi yang jelas, pasangan suami istri bisa menyesuaikan budget keluarganya untuk biaya melahirkan ini. 

Cara Menghemat Biaya Persalinan


Setelah mengetahui kapan sebaiknya dana persalinan mulai disiapkan dan komponen apa saja yang patut dipertimbangkan untuk bersalin, para calon orang tua sebenarnya bisa mulai berhemat. Beberapa contoh yang bisa dilakukan oleh suami istri sehingga mereka bisa menghemat biaya persalinan adalah sebagai berikut:

1. Memanfaatkan asuransi yang disediakan oleh tempat kerja
Biasanya, setiap tempat kerja menyediakan asuransi bagi karyawannya baik itu asuransi swasta ataupun BPJS. Calon orang tua dapat menanyakan kepada asuransinya fasilitas apa saja yang ditawarkan, berapa plafon biaya untuk melahirkan, kelas perawatannya, apakah sistemnya reimbursement atau bukan, prosedur klaim, dan dokumen-dokumen yang diperlukan untuk biaya melahirkan ini. 

Jika orang tua memiliki BPJS, bisa dimanfaatkan loh untuk meringankan biaya melahirkannya. Bahkan bayi yang masih dalam kandungan bisa didaftarkan untuk ikut BPJS. Asalkan rajin bayar BPJS Kesehatan online dan mengikuti prosedur yang ada, bersalin dengan bantuan BPJS tidak akan sulit. Namun perlu di cek dan ricek lagi di tempat bersalin yang akan kita tuju apakah bekerja sama dengan BPJS atau tidak, bagaimana mekanismenya, dan lain-lain. 

2. Melakukan kontrol kehamilan dan proses melahirkan di tempat yang berbeda
Untuk menghemat biaya melahirkan, Ibu hamil bisa melakukan kontrol kehamilan di tempat yang berbeda. Misalnya bulan ini kontrol di bidan, bulan depan di dokter kandungan. Diselang-seling saja. Biaya kontrol di bidan lebih hemat daripada di dokter kandungan. Untuk biaya kontrol di bidan sekitar Rp 30.000,00 - Rp 60.000,00 per periksa sedangkan di dokter kandungan jasa dokternya saja bisa sekitar Rp 75.000,00 - Rp 150.000,00 per periksa. Biaya ini belum termasuk dengan biaya vitamin, obat, biaya pendaftaran dan administrasi rumah sakit, serta print USG.

3. Berhemat 
Kehamilan seorang Ibu normalnya akan berlangsung selama 9 bulan. Selama waktu tersebut, pasangan suami istri harus dapat menabung untuk biaya melahirkan yang tentunya tidak murah. Berhemat di segala lini wajib dilakukan agar keuangan rumah tangga tidak jebol. Rajin cari tempat yang memberikan diskon promo untuk barang-barang kebutuhan rumah tangga, cari penjual yang jual pulsa murah, atau mungkin memangkas biaya pengeluaran rumah tangga yang tidak perlu misalnya makan di restoran bisa diganti dengan makan di rumah bersama suami atau istri. 

Jika ada dana berlebih, segera masukkan tabungan dan jangan diambil kecuali untuk urusan emergency dan persalinan. Calon orang tua bisa memanfaatkan dana deposito bulanan untuk persiapan melahirkan ini. Atau jika dirasa ribet, bisa menggunakan jenis tabungan biasa.


4. Belanja secukupnya untuk kebutuhan bayi dan ibu melahirkan
Barang-barang bayi itu lucu-lucu dan sungguh menggoda. Ibu-ibu pasti kepincut dan tertarik untuk membeli. Tahan diri untuk tidak membeli kebutuhan bayi dan juga ibu pasca melahirkan yang tidak begitu perlu. Belanjalah pakaian bayi secukupnya saja karena bayi itu cepat sekali besarnya. Belanja baju bayi banyak-banyak hanyalah pemborosan. 

Jika memungkinkan, calon orang tua bisa meminjam dari saudara untuk beberapa kebutuhan bayi, misalnya kereta dorong/stroller, boks bayi, bouncher, mainan dan lain-lain. Ada juga beberapa tempat yang menyewakan mainan bayi. Para orang tua bisa memanfaat jasa sewa mainan ini karena lumayan menghemat daripada harus beli baru. 

Tidak perlu malu atau gengsi jika ada kerabat/saudara yang memberikan warisan perlengkapan bayi dan Ibu melahirkan. Justru ini adalah bentuk perhatian dari mereka yang patut kita apresiasi karena ini juga adalah salah satu bentuk menghemat pengeluaran biaya pasca melahirkan. 

6. Survei tempat melahirkan yang terjangkau
Biaya kesehatan memang masih biaya yang paling menyita keuangan rumah tangga. Salah satunya adalah biaya melahirkan. Mencari tempat melahirkan yang terjangkau dan sesuai dengan kemampuan keluarga adalah salah satu cara menghemat pengeluaran keuangan. 

Jika kondisi Ibu dan janin dalam kandungan baik-baik saja dan relatif normal tanpa gangguan, ibu hamil bisa melahirkan di bidan untuk menghemat biaya. Namun jika kondisi kandungan agak bermasalah, sangat disarankan untuk melahirkan dengan dokter kandungan saja karena jika ada tindakan yang diperlukan, dokter bisa dengan cepat ambil tindakan. 

Perkiraan biaya melahirkan di bidan sekitar Rp 800.000 - Rp 1.500.000 di tempat bidan praktek swasta. Jika melahirkan di bidan di rumah bersalin atau rumah sakit harganya sekitar Rp 3.000.000 - Rp 5.000.000. Jika dengan dokter kandungan, harganya sekitar Rp 6 - 8 juta dengan persalinan normal spontan. Jika melahirkan dengan operasi caesar, biayanya sekitar Rp 13 juta - 20 juta. Ini hanya harga perkiraan saja. Harganya relatif dan berbeda-beda tergantung lokasi di mana ibu melahirkan dan tindakan apa yang diperlukan. 

Survei tempat melahirkan ini memang menyita waktu karena pasangan suami istri butuh waktu untuk menentukan mau pilih melahirkan di mana. Belum lagi haru menyocokkan jadwal antara suami dan istri. Oleh karenanya, mulailah survei tempat melahirkan sejak ibu dinyatakan hamil supaya ada waktu untuk berdiskusi menentukan tempat melahirkan yang sesuai dengan kondisi keuangan keluarga. 

7. Selalu siapkan biaya tak terduga
Persalinan melibatkan dua nyawa yaitu ibu dan bayi. Harapannya, bayi dan ibu keduanya dalam kondisi yang sehat, selamat, sempurna dan tidak kurang suatu apapun. Namun, ada kondisi-kondisi tertentu di mana Ibu atau bayi harus memerlukan perawatan khusus. Misalnya bayi harus masuk NICU karena kurang oksigen, bayi harus disinar karena bilirubinnya tinggi, dan lain sebagainya. Yang mana biaya-biaya ini biasanya tidak murah. Oleh karenanya, tetap siapkan dana cadangan untuk biaya tidak terduga ini. Caranya, orang tua bisa mencari pinjaman lunak dari saudara atau kerabat dekat, bisa menjual investasi emas perhiasan yang dimiliki, dan lain-lain. 

Kira-kira seperti itulah cara agar orang tua bisa berhemat untuk menyiapkan biaya persalinan. Jika teman-teman punya trik lain untuk berhemat, bisa kasih masukan di kolom komentar ya. Setiap ide berhemat dari teman-teman akan sangat saya apresiasi. Ohya, boleh dishare apabila tulisan ini dirasa bermanfaat agar para calon orang tua di luar sana bisa sama-sama berhemat untuk menyambut kelahiran buah hati tercintanya.

Salam,

2 komentar :

  1. iya mba aku dulu normal spontan melahirkan di RS yang di pasteur itu abis 11 juta *nangis gogoakan* hahaha semoga kalau di percaya lagi bisa ngehemat aamiin

    BalasHapus
  2. melahirkan ini emang harus dipikirkan bener ya biayanya karena gak tau seberapa besar biaya harus dikeluarkan

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...