f

Selasa, 18 Februari 2014

Tips Memulai Toilet Training

tips memulai toilet training
Bayi memakai cloth diaper/clodi
Tips Memulai Toilet Training. Ketika bayi semakin bertambah besar, semakin bertambah pula kemampuannya. Seperti halnya merangkak dan berjalan, toilet training pun perlu dipelajari oleh sang bayi. Berikut ini saya akan memberikan beberapa tips dan langkah mudah untuk memulai ber-toilet training (TT) untuk adik bayi berdasarkan pengalaman pribadi saya.

  1. Pelajari pola pipis/berak anak
  2. Amati apakah bayi sudah siap TT atau belum, ini dapat dilihat dari risihnya anak apabila celananya basah, sudah bisa merasakan adanya kebelet/suka memegang alat kelaminnya, dan sudah dapat menerima perintah sederhana.
  3. Siapkan mental orang tua dan pengasuh.
  4. Tinggalkan perlahan penggunaan clodi/popok sekali pakai dan mulai gantikan dengan training pant atau celana kain biasa.
  5. Sounding terus menerus kepada bayi/anak untuk mengajaknya pipis/berak ditempat yang telah disiapkan.
  6. Bawa anak ke kamar kecil setiap satu jam sekali, lepas celananya, dan mintalah sang anak untuk pipis.
  7. Beri dia pujian/pelukan/kecupan jika sang anak berhasil pipis/berak di kamar mandi.
  8. Bersiaplah kecewa jika ternyata sang anak belum mau pipis/berak di kamar mandi tetapi malah justru mengompol di luar kamar mandi
  9. Bersantailah, sabar, dan nikmati proses ini karena training ini bukan sesuatu yang bisa diburu-buru, jika anak tenang orang tua pun senang.
  10. Konsisten dan bersabar karena tidak lama lagi kita dapat menikmati hasilnya.
Seminggu pertama melaksanakan TT masih wajar jika kita masih kecolongan karena anak pipis dimana-mana. Paling tidak dalam sehari bisa pipis di kamar mandi 1-2 kali itu sudah baik. Lama kelamaan anak akan terbiasa dengan siklus barunya ini. Yang penting adalah proses belajarnya. 

Semoga tips memulai toilet training ini dapat membantu ya. Rekan-rekan punya tips lainnya?

***

Apabila Bapak/Ibu membutuhkan rekomendasi atau usulan unik, menarik, dan kreatif terkait dengan pembuatan nama bayi ataupun nama perusahaan, atau butuh jasa untuk menerjemahkan tulisan dari Bahasa Inggris – Indonesia (sebaliknya) bisa langsung kontak saya di:


8 komentar:

  1. Waaah sangat membantu sob tipsnya,, makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. alhamdulillah jika membantu, semoga sukses dengan TT nya ya

      Hapus
  2. Akmal udah gede aja yaa..sun sayang ah dari bude yang jauh...

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya budhe... udah 14 bulan sekarang... gak kerasa ya cepet banget ... sun balik dari Akmal :*

      Hapus
  3. Mba, maaf mau tanya.. Ketika dibawa ke kamar mandi untuk latihan pipis, apakah langsung didudukkan di dudukan toilet atau dibiarkan berdiri saja sambil kita pegangi ya? Sebab saya ingin men-training anak saya usia 9 bulan yang belum memahami perintah2 verbal sehingga sulit sekali jika disuruh duduk stabil di atas toilet dalam jangka waktu lama. Apa saya terlalu cepat memulai? Atau boleh2 saja?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk bayi laki-laki atau perempuan? Jika bayi perempuan bisa didudukan di toilet kalau bayi laki-laki bisa latihan pipis sambil berdiri.

      Semoga membantu ya.

      Hapus
  4. Aku mau ngajari Fira ach, belum TT nich

    BalasHapus
    Balasan
    1. Fira sekarang umur berapa tahun Mbak?

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...