f

Kamis, 08 Desember 2011

DILEMA IBU CERDAS




Ini jawaban yang diberikan Mario Teguh atas pertanyaan seorang wanita yang meragukan status kebesaran seorang Ibu Rumah Tangga.
Pertanyaan: 
Pak Mario, saya lulusan S2 tapi saya hanya Ibu Rumah Tangga. Orang tua dan rekan-rekan saya menyayangkan pendidikan saya hanya untuk mengurus suami dan anak-anak. Saya ingin bangga dengan pilihan saya untuk menjadi Ibu Rumah Tangga. Mohon pencerahannya.

Dan jawaban Pak Mario adalah:
Ibu dan wanita yang baik hatinya - di seluruh dunia, Ibu Rumah Tangga adalah karir yang paling mulia. Semua pribadi besar dalam kehidupan ini adalah hasil dari karir ibunda mereka. Jika saya nanti mulai berhasil, Ibu Sitti Marwiyah - Ibunda saya, adalah pemilik keberhasilan saya, bersama istri saya, yang juga memiliki keberhasilan anak-anak kami. Saya sangat bangga memiliki Ibu Linna sebagai istri dan ibu dari anak-anak saya, yang menggunakan pendidikannya yang tinggi sebagai penguat kehidupan keluarga, sebagai senjata rahasia saya, dan sebagai Super Mom bagi Audrey dan Marco.Sekali lagi, Ibu Rumah Tangga adalah karir yang paling mulia. Mario Teguh - Loving my mom and my wife forever . Ibu Rumah Tangga adalah karir yang paling mulia.Terima kasih dan salam super,Mario Teguh - and loving you all as always

Tanggapan saya.
Sama seperti pertanyaan dan keraguan dari si Ibu penanya itu, saya sendiri banyak mendengar keluhan diantara teman-teman S2 saya, seperti ini:

  • "Ngapain sekolah tinggi-tinggi nyampe S2 kalo cuma jadi Ibu Rumah Tangga"
  • "Ah gue mah mau kerja, soalnya kalo jadi Ibu Rumah Tangga, gue harus nunggu balik modal dulu"
  • "Ibu Rumah Tangga? Dirumah? Kayaknya gue gak bakalan betah deh... "
  • dan berbagai komentar lainnya.


Jujur, saya sendiri juga masih bingung sampai sekarang di ujung kuliah S2 saya ini. Saya mau jadi Ibu Rumah Tangga Full atau kerja sama orang lain atau saya buka usaha sendiri. Gak jarang kalo saya sering gonta-ganti keinginan. Apapun pilihan saya nanti, kalau saya harus full stay dirumah, saya tidak akan menyesal. Kenapa? Karena saya sepenuhnya setuju dengan jawaban dari Pak Mario Teguh tersebut dan saya percaya bahwa nasib anak-anak dalam keluarga dipegang oleh Ibu. Semakin tinggi pendidikan sang Ibu, maka semakin besar potensi anak tersebut menjadi cerdas. Catat ya.!

Ibu saya juga mendukung pernyataan tersebut dengan salah satu tulisannya yaitu bahwa Ibu rumah tangga yang berpendidikan akan mempunyai anak yang tingkat pendidikannya melebihi ibunya.

Yang paling penting, suami saya juga tidak pernah memaksa saya untuk bekerja diluar dan dia sangat setuju saya supaya saya mengurusi rumah tangga sebaik-baiknya. 
Seperti pernyataan dia yang selalu diulang-ulang:
"De, kamu mau surga gak?"
"Mau mas.." jawab saya
"Ikutilah kata-kataku dan kamu bisa masuk surga dari pintu manapun"

Amin.. and I Love You so much, my husband.. :)

2 komentar:

  1. Ibu rumah tangga juga merupakan sebuah profesi yang tidak kalah membanggakan dari profesi yang lain... dan imbalannya adalah surga jika anak-anak yang di didiknya berhasil dan menjadi orang yang mulia :)

    BalasHapus
  2. Iya bener banget yayu.. :) aku juga mau surga :)

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...